
Bangkalan- Semangat Relawan Yayasan Gerakan Dualima Indonesia atau yang biasa disebut G25INDONESIA dalam menjalankan tugas menyalurkan bantuan program usaha bantuan super mikro dan bantuan sembako special social charity bagi pemetik manfaat patut diacungi jempol.
Foto Bersama Relawan G25INDONESIA bersama Nur Yani, Penerima manfaat program. Selasa (28/12/2021)
Terbukti, meski sempat terkendala mobil relawan mogok dan kondisi hujan, para relawan G25INDONESIA tetap mencari jalan hingga akhirnya bisa merealisasikan bantuan. Itu terjadi saat Relawan G25INDONESIA sedang merealisasikan bantuan ke Mbah Bunati (90 tahun) yang beralamat di Dusun Brunah Desa Bilaporah Socah Bangkalan. Karena kondisinya sudah sepuh dan hidup sebatangkara Mbah Bunati dibantu Sembako, Obat-obatan hingga vitamin.
Menurut Dasuki Rahmad selaku Ketua G25INDONESIA, bantuan itu diberikan setelah dilakukan survey sebelumnya. “Bantuan Mbah Bunati ini baru kita antar sekarang, sebenarnya belanjanya sudah kemarin, tapi karena kemarin hujan, jadi kita salurkan hari ini,” tukas Dasuki.
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan berusaha membantu membuatkan Tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK).” Kita berharap bantuan ini bisa meringankan beban beliau, beliau sehari-harinya kadang masak sendiri, kadang juga diberi oleh para tetangganya, sedangkan untuk tempat MCK nya kita akan bantu karena dengan kondisi umur yang sudah sepuh seperti itu, agak rentan jika masih terus numpang mandi dan BAB ke tetangganya” jelasnya.
Setelah merealisasikan bantuan ke Mbah Bunati, relawan G25INDONESIA melanjutkan realisasi untuk Nur Yani (49), Dusun Keleyan, Desa Keleyan Kecamatan Socah Bangkalan. Dasuki menjelaskan bila Nur Yani merupakan dIfabel, dan tidak berkeluarga.
Nur Yani, kata Dasuki meski sebelumnya tidak memiliki usaha, didorong dan difasilitasi usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. ” Setelah kita motivasi beliau mau jualan, makanya kita fasilitasi bantuan usaha melalui program pemberdayaan usaha super mikro G25INDONESIA” jelas Dasuki.
Saat mau merealisasikan bantuan ke Nur Yani, relawan G25INDONESIA sempat mengalami hambatan. Mobil Grand Max yang digunakan relawan tiba-tiba mogok saat menjemput pemetik manfaat tersebut. Sampai memanggil montir untuk memperbaiki juga tidak berhasil, hingga akhirnya mobil yang digunakan dibawa ke bengkel.
Setelah itu baru salah satu relawan berusaha menghubungi salah satu pengurus untuk meminjam mobil dan akhirnya ada. ” Ini perjuangannya luar biasa, setelah dari tadi kita berusaha dan kita nunggu sampai 3 jam disini Alhamdulillah ada mobil temen-temen relawan lain yang bisa digunakan,” terang Dasuki.
Dasuki lalu menambahkan, Nur Yani merupakan sosok yang luar biasa, meski memiliki keterbatasan fisik (difabel) tapi memiliki semangat untuk mandiri tanpa ingin meminta-minta.” Kalau yang memiliki keterbatasan seperti Bu Nur Yani saja semangatnya luar biasa, apalagi yang masih sempurna seperti kita-kita ini.” pungkas Dasuki. -Rus
BAGIKAN :



Copyright © 2021 G25INDONESIA. All rights reserved.